[Upcoming Article] On Ecclesial Leadership: How to Lead People Smarter Than You (Why You Should, How to Step in Even When You Don't Want to, And To Know When To Step Off)
Kepakaran tidak betul-betul mati. Kalaupun ada yang mati, mungkin ialah paradigma kepemimpinan teknokrat yang terlalu kaku dan mengontrol. Alternatif-alternatif yang muncul sesudahnya, seperti pendekatan demokratis bahkan gaya kepemimpinan hamba juga tidak luput dari tantangan dan titik-titik buta. Dalam tulisan ini, kita akan berdiskusi tentang salah satu aspek penting dalam sebuah paradigma kepemimpinan baru, yaitu: cara memimpin orang-orang berkepakaran, kapan kepemimpinan seorang "non-expert" lebih dibutuhkan, dan yang juga penting, cara mengetahui kapan waktunya turun dari mimbar direct leadership.
(M.Th coursework, presented at Theological Philosophy Seminary of Eastern Indonesia in Makassar. Full article soming soon)
Comments
Post a Comment